Lomba Lintas Alam Bumiayu (LLAB) 2017

Lomba Lintas Alam Bumiayu yang diselenggarakan oleh Mahapala Bumi di area Waduk Penjalin pada Minggu, 29 Oktober 2017 berjalan lancar, meskipun ada beberapa kendala yang terjadi seperti hujan yang turun setelah beberapa team memasuki garis finish.

Saat di temui tim redaksi, ketua panitia LLAB2017 Aditya Destiyanto (Klenteng) mengucapkan “Terimakasih untuk semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara ini, seperti Djarum Adventure, Sambel Leyeh, BNI, UKM PAC, Akustik Band dan semuanya saja, karna tak bisa saya sebutkan satu per satu. Saya berharap kerjasama ini tidak berahir hanya karna acara ini berahir.”

Lomba yang diikuti oleh 113 tim ini melewati route yang dimulai dari Lap. Waduk Penjalin menuju arah Dk. Mungguhan di lanjutkan ke arah Pasurupan dan di teruskan ke Pereng, kemudian kembali ke Lap. Waduk Penjalin.

Beberapa peserta mengatakan bahwa jalur kali ini terbilang ekstrim tapi mengasikan, sebagian peserta terpleset karena licinnya route yang dilalui, di tambah lagi dengan guyuran hujan yang meramaikan LLAB kali ini.

Saat semua peserta tiba di garis finish, hujan kembali turun dengan lebat. Meskipun hujan turun tak mengecilkan hati personail Akustik Band dan juga UKM PAC, beberapa peserta pun tetap bergoyang di tengah hujan dan yang turun. Di pengujung acara semuanya lebur menjadi satu saat musik dangdut di mainkan.

Lihat foto lebih banyak

Penulis: mahapalabumi

Mahapala Bumi adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Peradaban yang bergerak di bidang sosial dan kepecinta alaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *