MAHAPALA BUMI dalam pencarian hilangnya pendaki di Gunung SLAMET jalur Guci (Moh. Charis munandar)

KRONOLOGI KEJADIAN

pada hari minggu  tanggal 24 september 2017 pukul 21.00 wib telah mendapatkan informasi tentang adanya pendaki gunung yang hilang an.  Moh. Charis munandar, 23 th,  alamat desa Pegirikan kec. Talang.

Daftar pendaki yang naik bersma dengan sdr. M. Charis munandar yaitu :
1. Khusnul aqiqah, perempuan,  21 th,  mahasiswa,  alamat ds. Tegalwangi rt 19/06 kec. Talang tegal
2. Galang bela nusa, lk, 19 th, mahasiswa,  ds. Kalikangkung ,pangkah.
3. Ahmad willy ,18 th, pelajar,  alamat ds. Pegirikan rt 09/03 talang.
4. Rizki reza adam, 17 th,  pelajar, alamat ds. Bedug rt 22/05 pangkah.
5. A. Zubaedi, 27 th,  mahasiswa,  alamat ds. Tembokluwung rt 24/05  adiwerna.
6. Yuli mulyawati, 23 th,  swasta, ds. Pegirikan,talang.
7. Miftah,  25 th,  swasta,  alamat ds. Bogares kidul pangkah.
8. Adi sunanto,  18 th,
Pelajar, alamat ds. Margapadang rt 14/02 tarub.

korban bersama teman2nya mendaki melalui jalur  guci dengan  tidak ijin/ kordinasi dg basecamp resmi ds. Guci yaitu Gupala. korban bersama teman2nya naik dengan guide ( pemandu)  sdr.  Damuri,  50 th,  alamat ds. Guci rt 02/03 kec. Bumijawa.
Kronologis kejadian yaitu:
Rombongan naik pada hari sabtu tanggal 23 september 2017 pukul 20.30 wib, dengan guide sdr. Damuri, kemudian sampai puncak sekitar jam 09.00 pagi, hari minggu 24  september 2017. dan setelah itu korban bersma teman2nya turun, pada saat turun korban meminta izin untuk BAB, dan tak lama dari puncak datang kabut tebal yang menyebabkan terpisahnya rombongan dan hilangnya korban, selanjutnya teman2nya berusaha mencari tapi tidak menemukan tanda apapun.  Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB rombongan turun ke bawah, dan sampai di guci ( di rumah sdr. Damuri di ds. Guci)  pukul 19.00 wib.
Sekira pukul 20.00 wib ,anak2 pecinta alam gupala mendapat informasi bahwa ada pendaki gunung yg tersesat dan kemudian informasi tersebut dicari kebenarannya, setelah mendapatkan informasi yang valid dan telah dipastikan bahwa memang benar ada pendaki yang tersesat, kemudian komunitas ini kumpul di basecamp gupala bersama dengan tim pmi bumijawa dan galawi rescue bersama dengan anggota polsek bumijawa. kemudian dilanjutkan tim kecil dari gupala dan kompak naik ke atas ( mendaki)  untuk melakukan pencarian.
Dengan jumlah tim sebanyak 5 orang.  Dan naik sekitar pukul 01.00 wib.
Sampai dengan Selasa, 26 September 2017 pukul 18.30 masih di lakukan pencarian dengan beberapa personail tambahan dari Mahapala Bumi dan WIPALA yang berangkat pada hari senin 25 September 2017 pukul 17.00 WIB dari basecamp Sawangan Kec. Bumijawa Kab. Tegal dengan 6 personail yaitu:

  1. Dengel (Mahapala Bumi)
  2. kebo (Mahapala Bumi)
  3. pepeng (Wipala)
  4. basuki (Wipala)
  5. reno (warga sawangan)
  6. teman reno (warga sawangan)

kemudian tim dari Mahapala Bumi, WIPALA dan warga sawangan menuju titik terahir korban dinyatakan hilang yaitu batu hitam (setelah puncak), dan melanjutkan pencarian turun ke jalur Guci bersama tim SAR dan relawan dari Gupala, sampai di pos 5 jalur guci pukul 16.30 WIB tim mendapat informasi yang menyatakan bahwa korban di temukan dengan selamat di pos 3 oleh bang Gepeng dari Gupala yang membuat semua tim bersorak gembira.

selanjutnya korban di bawa turun, dan sampai basecamp Guci pukul 21.30 WIB, korban di sambut gembira oleh teman teman dan guide yang melakukan pendakian bersama, guide yang membawa rombongan tersebut meminta maaf karna melakukan pendakian tidak sesuai dengan peraturan yang di berlakukan di basecamp tersebut.

tim Mahapala Bumi dan Wipala setelah melakukan pencarian

pemriksaan kesehatan korban di puskesmas bumijawa

*tak banyak dokumentasi yang dapat di ambil, karena kondisi tidak memungkinkan untuk mengambil dokumentasi.

Penulis: mahapalabumi

Mahapala Bumi adalah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Peradaban yang bergerak di bidang sosial dan kepecinta alaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *